Mahasiswa UT Jakarta Aktif Berpartisipasi dalam The 7th Open Society Conference (OSC) 2025

TANGERANG, 14 Oktober 2025 – Fakultas Hukum, Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka sukses menyelenggarakan The7th Open Society Conference (OSC) dengan mengusung tema “Collaborative Digital Transformation for Social Inclusion: Innovations, Equity, and Global Lessons.”

Konferensi internasional ini diadakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan tatap muka di Universitas Terbuka Convention Center dan partisipasi daring melalui Zoom serta siaran langsung di YouTube UTTV. Lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan – akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi – turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Acara dibuka dengan sambutan dari pimpinan Universitas Terbuka yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan negara dalam menghadapi tantangan era digital. Melalui forum ilmiah ini, Universitas Terbuka ingin memperkuat komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi terbuka yang berperan aktif dalam pemerataan pendidikan dan transformasi sosial berbasis teknologi.

Sebagai pembicara utama (Keynote Speaker), hadir secara online Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Dalam paparannya, Sandiaga Uno menyoroti pentingnya inovasi digital dan ekonomi kreatif dalam membuka peluang baru bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai inklusivitas dalam pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa kolaborasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun keadilan dan kesetaraan akses di tengah masyarakat.

Selain itu, sesi konferensi juga diisi dengan diskusi panel bersama para narasumber internasional dan nasional, antara lain Prof. Dawn Mannay (Cardiff University), Prof. Dr. Liu, Day-Yang (National Taiwan University of Science and Technology), Prof. Dr. Darmanto, M.Ed. (Universitas Terbuka), Hanna Keraf (Founder of Du Anyam), Dr. Nik Norliati Fitri Md Nor, Ph.D. (Universiti Sains Malaysia), dan Irvin Hutagalung (Microsoft Academy).

Para pembicara memaparkan berbagai perspektif tentang bagaimana inovasi digital dapat menjadi sarana inklusi sosial, penggerak ekonomi kreatif, serta medium untuk memperkuat keadilan dan partisipasi publik dalam berbagai sektor kehidupan.

Konferensi ini juga menjadi momentum penting bagi Universitas Terbuka dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional, khususnya dengan Universiti Sains Malaysia dan Cardiff University, serta berbagai mitra akademik dan industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya riset lintas negara, memperluas akses pengetahuan terbuka, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Seluruh hasil konferensi akan dipublikasikan dalam prosiding internasional yang diterbitkan oleh World Scientific dan ID SCIPUB, sebagai bentuk kontribusi nyata Universitas Terbuka terhadap penyebaran ilmu pengetahuan di tingkat global.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor, di antaranya Paragon Corp, BTN, BRI, Mandiri, BSI, Pos Indonesia, Perumda Media, dan Brataelindo, yang turut mendorong terlaksananya konferensi dengan baik.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa UT Jakarta turut berpartisipasi baik sebagai peserta maupun kontributor diskusi akademik yang membahas berbagai topik terkait pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan masyarakat, pendidikan terbuka, serta keadilan sosial di era digital.

Partisipasi aktif mahasiswa UT Jakarta dalam The 7th OSC menjadi bukti nyata komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) serta mendorong mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif dan partisipatif, mahasiswa UT Jakarta diharapkan terus mengembangkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan global melalui inovasi dan transformasi digital yang inklusif.

Anna Haswari

Related Posts