Mahasiswa UT Jakarta Aktif Berpartisipasi dalam FUSION 2025 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC)

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan konferensi ilmiah bertajuk The 2nd International FUSION 2025 – Forum for University Scholars in Interdisciplinary Opportunities and Networking, yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan.

Konferensi ini mengusung tema “Bridging Disciplines, Building Futures: Multidisciplinary Approaches for Global Impact”, dengan tujuan mendorong kolaborasi antar disiplin ilmu untuk menghadapi tantangan global dan memaksimalkan dampak riset terhadap pembangunan berkelanjutan.

Sebanyak 20 mahasiswa dari UT Jakarta turut aktif hadir sebagai peserta dalam kegiatan FUSION 2025. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen UT Jakarta untuk memperluas keterlibatan mahasiswa dalam forum internasional dan memperkuat pengalaman akademik di luar kampus. Para mahasiswa mengikuti sesi utama, diskusi panel, serta workshop yang digelar sepanjang konferensi dan menjadi bagian dari jejaring global yang terbuka untuk mahasiswa, peneliti dan profesional.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A. sebagai Keynote Speaker utama. Prof. Burhani, selaku Direktur Jenderal Sains dan Teknologi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdikstantek) RI, menyampaikan paparan penting terkait bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat memperkuat dampak riset melalui kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan internasional.

Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti di ranah akademik saja, tetapi juga untuk memastikan riset dan inovasi memiliki relevansi nyata bagi masyarakat global.
Sorotan Agenda & Suasana

Acara dibuka oleh Rektor UT yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama & Bisnis, Dr. Hendrian, S.E., M.Si., serta Direktur Sekolah Pascasarjana UT, Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si.

Sesi utama keynote dilanjutkan dengan panel internasional yang membahas pendekatan multidisiplin dalam riset, pendidikan, dan inovasi.

Mahasiswa UT Jakarta mendapatkan kesempatan untuk berdialog, bertukar ide, serta memperluas jaringan dengan peserta dari berbagai disiplin dan institusi.

Venue UTCC di Tangerang Selatan menjadi pusat interaksi yang dinamis, dengan peserta hadir secara fisik dan sebagian secara daring (online)
Kegiatan ini bukan sekadar konferensi akademik, melainkan sebuah panggung bagi UT dan para mahasiswanya untuk “menembus batas keilmuan”, memperkuat reputasi internasional, dan menciptakan kolaborasi yang berdampak.

Bagi mahasiswa UT Jakarta, keikutsertaan ini membuka pintu pengalaman global, inspirasi lintas disiplin, serta motivasi untuk aktif dalam riset, inovasi dan jejaring internasional. Sekali lagi, UT membuktikan bahwa kampus terbuka tidak hanya menjalankan pendidikan jarak jauh, tetapi juga aktif memfasilitasi mahasiswa dalam forum ilmiah skala global.

Anna Haswari

Related Posts