Pemilihan Duta 2018 Ramaikan Rangkaian Dies Natalis UT Ke-34

Universitas Terbuka (UT) merupakan salah satu Universitas Negeri (PTS) di Indonesia. Didirikan pada tahun 1984 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.
Seperti layaknya Institusi lainnya, UT pun harus giat mengkampanyekan Universitas Terbuka di masyarakat. Dengan memilih tagline “Making Higer Education Open to All” diharapkan UT dapat menjadi favorit dan pilihan masyarakat untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 maupun S2 di Universitas Terbuka. Saat ini jumlah Mahasiswa UT secara keseluruhan tercatat lebih dari 300.000 mahasiswa. Untuk itu dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Terbuka Wakil Rektor Bidang Akademik Mohamad Yunus menyampaikan bahwa Universitas Terbuka memiliki Program Strategis yang harus dicapai. Pertama, peningkatan angka partisipasi menjadi 1 juta mahasiswa. Memantapkan peran UT sebagai Cyber University, mengembangkan Sistem Ujian Online dimana Mahasiswa dapat mengikuti Ujian Semester secara online dari mana saja, dimana sistem ini dapat mendeteksi dan membatasi pergerakan peserta ujian untuk menghindari terjadi kecurangan dalam Ujian Online tersebut. Menjadikan Universitas Terbuka sebagai Leader dalam Sistem Pembelajaran Jarak Jauh. Lebih lanjut M. Yunus mengatakan bahwa “Belajar di UT berlaku rumus alam. Kalau belajar kapan-kapan dan asal-asalan, maka nilai yang diperoleh asal-asalan dan lulusnya pun kapan-kapan”, dan disambut oleh tepuk tangan oleh peserta yang hadir.
Untuk mempromosikan UT kepada masyarakat luas, di usia yang ke 34 Universitas Terbuka melakukan suatu terobosan dengan mengadakan pagelaran akbar yaitu Pemilihan Duta UT untuk pertama kalinya. Seleksi dilakukan di 39 Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ). Seleksi ketat dari Akademik maupun Non Akademik hingga Tersisa 9 Finalis mewakili 9 UPBJJ.

UPBJJ-UT Medan Muhammad Hendra Pranajaya, UPBJJ-UT Bengkulu Memo Ari Saputra, UPBJJ UT Bogor Brigitta Septevanya Sri Prameswari, UPBJJ UT Palembang Ika Sandia Putri, UPBJJ UT Denpasar Ade Ayung Cahyani Pertiwi, UPBJJ UT Pangkal Pinang Fauziah Fadilah Burli, UPBJJ UT Jakarta Farra Nur Thariq Handini, UPBJJ UT Sorong Sukma Hana Ningrum Raharjo dan UPBJJ UT Surabaya diwakili Ika Hanggonowati.
Dewan Juri diisi oleh Kepala Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh UT Trini Prastati; Kepala Pusat Pengembangan Hubungan Internasional dan Kemitraan UT Dian Budiargo; serta penyiar radio, MC, dan pemeran sinetron yang juga alumni dan mahasiswa S2 UT Bayu Oktara.
Para finalis dihadapan dewan juri menunjukan bakat seni (Menari, pada penampilan pertama dan pengetahuan umum pada sesi kedua. Setelah sesi kedua, dewan juri mengumumkan 5 besar yaitu Brigitta Septevanya Sri Prameswari dari UPBJJ-UT Bogor, Memo Ari Saputra dari UPBJJ-UT Bengkulu, Sukma Hana Ningrum Raharjo dari UPBJJ-UT Sorong, Ika Sandia Putri dari UPBJJ-UT Palembang dan Ade Ayung Cahyani Pertiwi dari UPBJJ-UT Denpasar.
Setelah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Juri dan Perwakilan dari UT, Dewan Juri memutuskan Ade Ayung Cahyani Pertiwi (Denpasar) sebagai Duta UT 2018, Brigitta Septevanya Sri Prameswari (Bogor) menjadi runner up dan menyandang gelar Duta Favorit 2018 dan Memo Ari Saputra (Bengkulu) sebagai Duta Persahabatan 2018.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 2 =